Blog

logo-madrasah-aliyah-3

Bandung — Ketua STITNU Al Hikmah Mojokerto sebagai salah satu Peserta Rapat koordinasi Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) se Indonesia di Bandung.

Rakor yang diselenggarakan kasubdit kelembagaan dan kerjasama direktorat diktis kemenag RI ini diikuti oleh seluruh kopertais se Indonesia mulai dari Kopertais Wilayah I-XIII masing masing 2 peserta, 30 utusan PTKIS, 15 utusan Lembaga Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan staf kasubdit kelembagaan dan kerjasama serta undangan dengan jumlah keseluruhan 90 peserta.

Kegiatan pada 23-25 Agustus 2017 tersebut bertempat di Hotel Grand Tjokro Bandung dengan agenda Kebijakan Kementerian Agama RI bidang kelembagaan dan penjaminan mutu, Penjaminan Mutu, Sistem Penjaminan Mutu Internal, pangkalan data PTKI dan Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi onLine (SAPTO).

Dalam rakor ini, setelah dibuka oleh sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. Ishom Yusqi dilanjut dengan berbagi pengalaman dan problematika kopertais I sd XIII bahkan antar utusan PTKIS saling berbagi pengalaman dalam pengembangan PTKIS.

Dr. H. Muhsinin. M.Si, dalam berbagai dialog dengan utusan dari Sulawesi (kopertais VIII) Tegal (kopertais III), Cirebon (Kopertais II), Bekasi, Jakarta Timur (kopertais I), Lampung, Jambi, Kalimantan dll, mengatakan bahwa “sebagian besar PTKI mempunyai misi yang sama ingin bersinergi dalam pengembangan riset, PkM, Publikasi dan data sharing yang dikembangkan oleh STITNU al Hikmah Mojokerto — Jawa Timur. Bahkan kopertais dari wilayah Kalimantan ingin ada forum ketua STITNU berbagi dengan PTKIS di Kalimantan” ungkapnya. Ketua STITNU yang juga ketua Forum Komunikasi Dosen Peneliti (FKDP) Kopertais Wilayah IV Surabaya tersebut juga menjelaskan bahwa pengalaman dan “virus” riset dan PkM yang sedang mewabah di kopertais IV perlu di ekspor ke kopertais lain di seluruh Indonesia” Lanjutnya. ( 23/8/2017). (muh)